
Lubuklinggau – Dosen Universitas PGRI Silampari (UNPARI), Sastika Seli, S.Pd, M.A dan Marianita,M.pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bimbingan belajar Basic English Speaking melalui program Active English Day. Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak di Desa Muara Tiku, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, dan berlangsung dalam empat kali pertemuan intensif.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dasar berbicara bahasa Inggris anak-anak desa secara menyenangkan dan komunikatif. Pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri serta minat belajar bahasa Inggris sejak usia dini.
Metode Interaktif dan Materi yang Relevan

Program Active English Day mengusung metode pembelajaran aktif dan partisipatif. Setiap sesi dilaksanakan dengan pendekatan yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, tanya jawab interaktif, serta praktik langsung dalam bentuk simulasi percakapan.
Dalam empat kali pertemuan tersebut, peserta diajak untuk mempelajari dan mempraktikkan English vocabulary serta ekspresi (expression) dalam empat topik utama, yaitu:
-
Greeting (sapaan)
-
Self-introduction (perkenalan diri)
-
Hobbies (hobi)
-
Food (makanan)
Materi-materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman anak-anak usia sekolah dasar. Anak-anak diajak untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris, menyebutkan hobi mereka, berbicara tentang makanan favorit, serta saling menyapa menggunakan kalimat sapaan dalam bahasa Inggris.
Antusiasme Anak-Anak dan Dukungan Warga
Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak Desa Muara Tiku. Banyak dari mereka yang baru pertama kali mendapatkan pelatihan bahasa Inggris secara langsung dari tenaga pengajar perguruan tinggi. “Senang bisa belajar bahasa Inggris sambil bermain. Aku jadi bisa bilang ‘hello’ dan kenalan pakai bahasa Inggris,” ujar salah satu peserta dengan semangat.
Selain itu, dukungan dari warga dan aparat desa juga turut menunjang kelancaran kegiatan. Kepala Desa Muara Tiku menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan pengabdian ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas PGRI Silampari dan Ibu Sastika Seli yang telah membagikan ilmu kepada anak-anak kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Komitmen UNPARI dalam Pengabdian Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Sastika Seli sebagai dosen pelaksana menyampaikan bahwa program ini akan terus dikembangkan dan diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Melalui Active English Day, kami ingin memperkenalkan bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga berani mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sastika.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Universitas PGRI Silampari terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di daerah terpencil seperti Desa Muara Tiku.