Prodi Pendidikan Sejarah UNPARI Gelar Sosialisasi Anti Perundungan dan Pelecehan Seksual Bersama Satgas Kampus

Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Silampari (UNPARI) menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Ciptakan Lingkungan Kampus Bebas Perundungan dan Pelecehan Seksual” bekerja sama dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UNPARI. Kegiatan ini dilaksanakan pada [tanggal kegiatan] dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen di lingkungan Prodi Pendidikan Sejarah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya perundungan (bullying) dan pelecehan seksual di lingkungan kampus. Dalam pemaparannya, tim Satgas UNPARI menjelaskan berbagai bentuk perundungan, baik verbal, fisik, maupun daring (cyberbullying), serta menjabarkan definisi dan jenis pelecehan seksual yang sering terjadi, namun kerap tidak disadari oleh korban maupun pelaku.

Satgas juga menjelaskan alur pelaporan jika terjadi kasus perundungan atau kekerasan seksual di lingkungan kampus. Setiap laporan akan ditangani secara rahasia, profesional, dan sesuai prosedur. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman kepada seluruh sivitas akademika.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Cand. Dr. Yeni Asmara, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Mahasiswa harus diberi ruang aman untuk belajar dan berkembang. Sosialisasi ini adalah langkah penting untuk menciptakan kampus yang sehat, bebas dari intimidasi dan kekerasan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Sejarah UNPARI menegaskan komitmennya untuk mendukung budaya akademik yang positif, etis, dan saling menghargai, sekaligus mendorong seluruh mahasiswa untuk berani bersuara dan saling menjaga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top