Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHum) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Dua program studi unggulan di bawah naungan FISHum, yaitu Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Bahasa Indonesia, saat ini tengah melakukan berbagai persiapan intensif untuk menghadapi proses reakreditasi yang dijadwalkan pada tahun 2026. Target yang diusung pun tidak main-main — predikat Unggul.
Komitmen Menuju Standar Tertinggi
Reakreditasi merupakan proses penting dalam menjamin kualitas pendidikan, serta bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik. Prodi Pendidikan Sejarah dan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia telah membentuk tim khusus untuk menyusun dokumen akreditasi sesuai dengan standar terbaru dari LAMDIK (Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan).
Kedua prodi ini juga aktif melakukan evaluasi internal, penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, serta pemutakhiran sarana prasarana penunjang pembelajaran.
Strategi Peningkatan Mutu Akademik
Dalam rangka mencapai akreditasi Unggul, beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh kedua prodi antara lain:
-
Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah: Dosen dan mahasiswa didorong untuk aktif menulis di jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
-
Kerja Sama Institusional: Pengembangan jejaring kerja sama dengan sekolah mitra, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan lain terus diperluas sebagai bentuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
-
Penguatan Kegiatan Tridharma: Prodi mengintegrasikan kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
-
Tracer Study dan Kepuasan Pengguna Lulusan: Pemantauan lulusan dan kepuasan pengguna menjadi salah satu indikator penting dalam asesmen akreditasi.
Dukungan Fakultas dan Universitas
Dekan FISHum menyampaikan bahwa pihak fakultas memberikan dukungan penuh terhadap proses reakreditasi ini. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap program studi memiliki kualitas terbaik dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Target akreditasi Unggul bukan hanya simbol, tetapi bukti nyata kualitas institusi,” tegasnya.
Harapan dan Partisipasi Seluruh Sivitas Akademika
Reakreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab tim task force, tetapi juga seluruh sivitas akademika. Partisipasi aktif mahasiswa, dosen, alumni, serta mitra eksternal sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem akademik yang sehat dan berdaya saing.
Dengan semangat kolaboratif dan komitmen terhadap mutu pendidikan, Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Bahasa Indonesia FISHum optimis dapat meraih akreditasi Unggul pada tahun 2026. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi FISHum sebagai pusat unggulan dalam pengembangan ilmu sosial dan humaniora di tingkat nasional.