Festival Tahunan “7th English Literature Festival” Diselenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Universitas PGRI Silampari- Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris kembali menggelar festival tahunan bertajuk “7th English Literature Festival”, sebuah kegiatan yang setiap tahun menjadi ajang kreativitas, kolaborasi, dan pengembangan kompetensi berbahasa Inggris bagi mahasiswa. Di bawah kepemimpinan Ketua Program Studi Dr. Ani Fiani, M.Pd., acara ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Dibuka Secara Resmi oleh Dekan FISHUM
Kegiatan festival tahun ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Dr. Hmdan, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan motivasi kuat kepada seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan bahasa Inggris. Ia menekankan bahwa kompetensi bahasa internasional merupakan bekal penting untuk menembus peluang di tingkat global.
“Mahasiswa harus terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris. Jangan berhenti pada kemampuan dasar, tetapi dorong diri hingga mampu bersaing di kancah internasional,” ujarnya dalam sesi pembukaan yang disambut tepuk tangan meriah para peserta dan tamu undangan.
Pembukaan yang inspiratif tersebut menjadi energi awal bagi seluruh rangkaian kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai angkatan.

Kolaborasi Mata Kuliah Drama dan UKM ESC
Salah satu keunikan festival tahun ini adalah kolaborasi yang semakin solid antara mata kuliah Drama, yang diampu oleh Sastika Seli, M.A, dengan kelompok UKM mahasiswa ESC – English Speaking Club di bawah asuhan Yuli, M.Pd.
Kerja sama akademik dan organisasi mahasiswa ini disebut sebagai bentuk sinergi ideal yang rutin dilakukan setiap tahun. Mata kuliah Drama berperan menyiapkan mahasiswa dalam seni peran, penghayatan karakter, serta penyusunan naskah, sementara UKM ESC membantu meningkatkan kemampuan public speaking, penguasaan panggung, dan improvisasi dialog.
Kolaborasi tersebut menghasilkan pertunjukan drama yang memukau. Para mahasiswa tampil dengan kostum kreatif, properti buatan sendiri, serta dialog bahasa Inggris yang lancar dan ekspresif. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi penonton, tetapi juga sarana latihan nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang dipelajari di kelas.
Panggung yang Meriah dan Kaya Imajinasi
Gedung acara disulap menjadi ruang pertunjukan yang penuh warna dan bernuansa cerita fantasi. Latar panggung dihiasi tirai biru, properti tembok bata, pepohonan hias, bunga warna-warni, hingga miniatur kastil. Kreativitas ini mencerminkan kerja keras mahasiswa dalam menyajikan pementasan yang tidak hanya menarik secara bahasa, tetapi juga secara visual.
Di bawah koordinasi panitia mahasiswa, setiap kelompok menampilkan cerita berbeda. Narasi yang dibawakan meliputi kisah klasik, modern, hingga cerita adaptasi yang dikemas ulang dengan sentuhan humor dan nilai moral.

Menghidupkan Literasi Melalui Seni
Festival ini lahir sebagai komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk terus menghidupkan literasi, khususnya melalui seni pertunjukan. Drama menjadi media efektif bagi mahasiswa untuk belajar mengaplikasikan bahasa, bekerja sama, dan membangun rasa percaya diri.
Ketua Prodi, Dr. Ani Fiani, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa. “Kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan komunikasi adalah nilai penting yang ingin kami kembangkan melalui festival ini,” ungkapnya.
Penutup
7th English Literature Festival kembali membuktikan diri sebagai ruang yang mempertemukan seni, bahasa, dan kreativitas. Dengan dukungan dosen, UKM, dan seluruh civitas akademika, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung lebih hidup, kolaboratif, dan inspiratif.