
Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Silampari (UNPARI) di bawah kepemimpinan Ketua Program Studi, Cand. Dr. Yeni Asmara, M.Pd., kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi tanggap bencana kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada [tanggal kegiatan, jika ada] dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lubuklinggau sebagai narasumber utama.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan mahasiswa serta masyarakat kampus dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, tim dari Damkar Kota Lubuklinggau memberikan penjelasan langsung mengenai jenis-jenis kebakaran, penyebab umum terjadinya kebakaran, serta langkah-langkah evakuasi yang aman dan efektif.
Cand. Dr. Yeni Asmara, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari integrasi antara pendidikan karakter dan kepedulian sosial. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari kecakapan hidup (life skill) yang harus dimiliki oleh generasi muda, khususnya mahasiswa.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan tanggap terhadap isu-isu kebencanaan di lingkungan sekitar,” ujar beliau.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa yang antusias mengikuti sesi pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) serta simulasi evakuasi.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Sejarah UNPARI tidak hanya fokus pada aspek akademik semata, tetapi juga aktif membentuk karakter mahasiswa yang tanggap, peduli, dan siap berkontribusi dalam situasi darurat.
