
Noh Hafiz Albairidi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Silampari (UNPARI), berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang International Students’ Creativity Competition (ISCC) 2025. Dalam kompetisi berskala internasional tersebut, Hafiz meraih Juara 3 kategori English Vocal Singing Competition (Male), sebagaimana tertulis dalam sertifikat resmi yang dikeluarkan panitia.
ISCC 2025 mengusung tema “Beyond Borders of Learning: Embracing Creativity as Universal Language”, yang menekankan kreativitas sebagai bahasa universal dalam dunia pendidikan. Hafiz bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, menunjukkan kemampuan vokal, penguasaan bahasa Inggris, serta interpretasi musik yang kuat. Walaupun jumlah peserta kategori tersebut belum diumumkan secara resmi oleh panitia, pencapaian Hafiz tetap menjadi bukti kualitas dan potensi mahasiswa UNPARI di tingkat internasional.
Prestasi ini turut dibuktikan dengan sertifikat yang ditandatangani oleh jajaran pimpinan PGRI, yaitu Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Presiden PGRI), Prof. Dr. Jasmaniar U.S., M.M., M.Pd. (Kepala BPLP PGRI), serta Prof. Dr. H. Paiman, M.Pd. (Kepala FPBPT PGRI). Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Hafiz, tetapi juga memperkuat citra UNPARI sebagai kampus yang mendorong prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNPARI dikenal aktif menumbuhkan kreativitas mahasiswa melalui pembinaan bahasa, seni, serta kegiatan kompetitif. Keberhasilan Hafiz menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani tampil dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Pihak kampus menyampaikan apresiasi dan harapan agar prestasi ini menjadi langkah awal bagi Hafiz untuk terus berkembang. Selain itu, pencapaian ini diharapkan mampu meningkatkan semangat mahasiswa UNPARI lainnya untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kreatif dan kompetitif.
Keberhasilan Noh Hafiz Albairidi menunjukkan bahwa mahasiswa dari Lubuklinggau dapat bersaing dan berprestasi di panggung internasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, keberanian, dan ketekunan dapat membawa mahasiswa meraih pencapaian terbaik.